<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8857752067157234801</id><updated>2012-02-16T13:01:14.199+09:00</updated><category term='Pengaruh Buruk Tayangan TV Bagi Anak'/><category term='Selamat Buat Firmansyah'/><category term='PROFIL'/><category term='Humor'/><category term='Informatika Dalam Islam'/><category term='Belajar Efektif Menjelang Ujian'/><category term='Ayat Revolusi'/><category term='Tips Memilih Perguruan Tinggi'/><category term='Membangun Tanggung Jawab Profesi dalam Pelaksanaan Sertifikasi Guru'/><category term='Aisy Ilfiyah di Program  Indonesia Mengajar 2010'/><category term='Seleksi Olimpiade Mata Pelajaran se Induk KKM MA Tarbiyatut Tholabah'/><title type='text'>MA TARBIYATUT THOLABAH</title><subtitle type='html'>Yayasan Pondok Pesantren Tarbiyatut Tholabah 

Sekretariat:Jl.KH Musthofa Kranji Paciran Lamongan 62264 
Telp/Fax 0322-666055</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8857752067157234801/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>M@ TARBIYATUT THOLABAH</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13250032098590371828</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/SqtzyLAXCsI/AAAAAAAAAXQ/5xgCxamDMxc/S220/7.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>13</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8857752067157234801.post-6614019089507650349</id><published>2012-02-11T11:18:00.003+09:00</published><updated>2012-02-13T09:47:12.043+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aisy Ilfiyah di Program  Indonesia Mengajar 2010'/><title type='text'>Aisy Ilfiyah di Program  Indonesia Mengajar 2010</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-OGqC2NzjF3E/TzXQVHRit-I/AAAAAAAAAbo/Zi7O3QCm9hQ/s1600/pemudaunair.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 224px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-OGqC2NzjF3E/TzXQVHRit-I/AAAAAAAAAbo/Zi7O3QCm9hQ/s400/pemudaunair.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5707697163910428642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Unair Surabaya :&lt;/span&gt; Kemarin, wakil Universitas Airlangga menghadiri pertemuan dengan Wakil Presiden RI, Prof. Dr. Boediono, guna melakukan pelepasan Para Pengajar Muda dari Program Indonesia Mengajar. Ini merupakan gerakan muda indonesia yang berperan aktif dalam memajukan pendidikan indonesia dengan mengajar didaerah pelosok Indonesia selama setahun. Program ini didukung oleh Kementrian Pendidikan Nasional dan beberapa perusahaan besar di Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pertemuan yang berlangsung di Istana Wakil Presiden tersebut, juga dihadiri oleh Dr. Ir. Kuntoro Mangkusubroto selaku Ketua Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan, para Pengurus Yayasan Indonesia Mengajar, para Wakil Rektor Perguruan Tinggi asal Pengajar Muda, serta para Bupati yang ditempati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti dituturkan oleh Wakil Rektor I Universitas Airlangga, pertemuan tersebut melibatkan Wakil Presiden RI dalam diskusi langsung dengan ke-51 Pengajar Muda yang akan diberangkatkan tepat pada hari Pahlawan tahun ini, sebagai Pengajar Muda. Sebelumnya, mereka telah melalui tahap seleksi dengan menyisihkan 1.383 orang peminat. "Tahun 2011 akan merekrut sekitar 300 orang, mungkin ini bisa diinformasikan kepada para mahasiswa yang berminat," pesan Wakil Rektor I UA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut keterangan Prof. Dr. Achmad Syahrani, Apt., MS., mereka nanti akan mengabdi sebagai Guru kelas 3 – 4 SD, selama satu tahun di 5 lokasi luar Pulau Jawa. "Ditempatkan di Propinsi Riau, Kabupaten Bengkalis, sebanyak  10 orang. Untuk Propinsi Lampung, Kabupaten Tulang Bawang Barat, ada 10 orang. Untuk Propinsi Kalimantan Timur, Kabupaten Paser, sejumlah 11 orang, dan Propinsi Sulawesi Barat, Kabupaten Majene, dikirim 10 orang. Sementara untuk Propinsi Maluku Utara, Kabupaten Halmahera, berangkat 10 orang," demikian ungkap Prof. Syahrani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan oleh Prof. Syahrani, Pengajar Muda dari Airlangga yang berhasil lolos seleksi sebanyak 5 orang. Jika ditinjau dari banyaknya alumni yang lolos seleksi, Airlangga berhasil menduduki peringkat ke-4 nasional. "Tadinya ada empat  orang yang sempat datang ke ruang saya sebulan lalu, kemudian bertambah 1," ujar Wakil Rektor I Universitas Airlangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang secara tak langsung bekerja sebagai duta Airlangga ini, adalah Ayu Kartika Dewi (alumnus FEB-UA), Aisy Ilfiyah (alumnus FISIP-UA), Rhamdani Kurniawan (alumnus FEB-UA), Granasti Aprilia (alumnus Psikologi-UA), dan Asril Novian Alifi (alumnus FIB-UA). Kelima alumnus tersebut, sedianya akan ditempatkan di propinsi Maluku Utara dan Lampung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara nasional, ITB berhasil menyertakan pengajar terbanyak dengan melibatkan 14 orang alumninya. Kemudian disusul oleh UI (13 orang), UGM (7 orang), Universitas Airlangga (5 orang), IPB – UNDIP – UNPAD (masing-masing3 orang), dan ITS – UNHAS – Paramadina (masing-masing 1 orang). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Alhamdulillah, sebagai alumni UA mereka berbahagia, karena saat bertemu dengan Wapres, ada juga wakil Airlangga yang datang. Saya katakan, kami menyempatkan datang karena mereka telah mengangkat dan menjunjung tinggi almamaternya, Universitas Airlangga, di tingkat nasional," demikian pungkas Prof. Syahrani.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8857752067157234801-6614019089507650349?l=aliyahtabah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/feeds/6614019089507650349/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/2012/02/aisy-ilfiyah-di-program-mengajar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8857752067157234801/posts/default/6614019089507650349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8857752067157234801/posts/default/6614019089507650349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/2012/02/aisy-ilfiyah-di-program-mengajar.html' title='Aisy Ilfiyah di Program  Indonesia Mengajar 2010'/><author><name>M@ TARBIYATUT THOLABAH</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13250032098590371828</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/SqtzyLAXCsI/AAAAAAAAAXQ/5xgCxamDMxc/S220/7.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-OGqC2NzjF3E/TzXQVHRit-I/AAAAAAAAAbo/Zi7O3QCm9hQ/s72-c/pemudaunair.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8857752067157234801.post-312081623963294169</id><published>2011-10-19T11:40:00.006+09:00</published><updated>2011-10-19T15:34:01.462+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seleksi Olimpiade Mata Pelajaran se Induk KKM MA Tarbiyatut Tholabah'/><title type='text'>Seleksi Olimpiade Mata Pelajaran se Induk KKM MA Tarbiyatut Tholabah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-KHLKX8-0F90/Tp49j1pFAjI/AAAAAAAAAag/FT5GeToh3K4/s1600/IMG_2736.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-KHLKX8-0F90/Tp49j1pFAjI/AAAAAAAAAag/FT5GeToh3K4/s200/IMG_2736.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5665033067182752306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seleksi Olimpiade Mata Pelajaran MA se Induk KKM Tarbiyatut Tholabah Kranji Paciran Lamongan besuk pada  :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari    : Jum'at&lt;br /&gt;Tanggal : 21 Oktober 2011&lt;br /&gt;Pukul   : 07.00 WIB - selesai&lt;br /&gt;Tempat   : AULA PP Tarbiyatut Tholabah Kranji Paciran Lamongan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Seleksi Olimpiade Mata Pelajaran meliputi Bidang:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Fisika&lt;br /&gt;2. Bioologi&lt;br /&gt;3. Ekonomi&lt;br /&gt;4. Geografi&lt;br /&gt;5. Bahasa Arab&lt;br /&gt;6. Bahasa Inggris&lt;br /&gt;7. Tehnologi Informatika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi pemenang Juara I masing-masing Mata Pelajaran akan dikirim ke Olimpiade tingkat Provinsi Jawa Timur mewakili Induk KKM Madrasah Aliyah Tarbiyatut Tholabah pada Bulan November 2011. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-cA8t5zD_RnM/Tp5BAoyQkWI/AAAAAAAAAas/oj9LDumogg0/s1600/Jadwal%2BOlimpiade.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 268px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-cA8t5zD_RnM/Tp5BAoyQkWI/AAAAAAAAAas/oj9LDumogg0/s400/Jadwal%2BOlimpiade.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5665036860482687330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8857752067157234801-312081623963294169?l=aliyahtabah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/feeds/312081623963294169/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/2011/10/seleksi-olimpiade-mata-pelajaran-se.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8857752067157234801/posts/default/312081623963294169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8857752067157234801/posts/default/312081623963294169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/2011/10/seleksi-olimpiade-mata-pelajaran-se.html' title='Seleksi Olimpiade Mata Pelajaran se Induk KKM MA Tarbiyatut Tholabah'/><author><name>M@ TARBIYATUT THOLABAH</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13250032098590371828</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/SqtzyLAXCsI/AAAAAAAAAXQ/5xgCxamDMxc/S220/7.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-KHLKX8-0F90/Tp49j1pFAjI/AAAAAAAAAag/FT5GeToh3K4/s72-c/IMG_2736.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8857752067157234801.post-2140950663883140070</id><published>2011-10-16T10:01:00.003+09:00</published><updated>2011-10-16T10:09:18.385+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Membangun Tanggung Jawab Profesi dalam Pelaksanaan Sertifikasi Guru'/><title type='text'>Membangun Tanggung Jawab Profesi dalam Pelaksanaan Sertifikasi Guru</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-PvgFLFtMfAA/Tpot8Tyyn9I/AAAAAAAAAaU/qOKQJ4XYsi4/s1600/100_5896.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-PvgFLFtMfAA/Tpot8Tyyn9I/AAAAAAAAAaU/qOKQJ4XYsi4/s200/100_5896.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5663889995500527570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada  dasarnya  terdapat  berbagai  faktor  yang  mempengaruhi  keberhasilan pendidikan, antara lain: guru, siswa, sarana dan  prasarana, lingkungan pendidikan, kurikulum. Dari beberapa faktor tersebut, guru dalam kegiatan proses pembelajaran di  sekolah  menempati  kedudukan  yang  sangat  penting  dan  tanpa  mengabaikan faktor  penunjang  yang  lain,  guru  sebagi  subyek  pendidikan  sangat  menentukan keberhasilan  pendidikan  itu  sendiri.&lt;br /&gt;Studi  yang  dilakukan  Heyneman  &amp;  Loxley pada  tahun  1983  di  29  negara  menemukan  bahwa  di  antara  berbagai  masukan (input)  yang  menentukan  mutu  pendidikan  (yang  ditunjukkan  oleh  prestasi  belajar siswa)  sepertiganya  ditentukan  oleh  guru.  Peranan  guru  makin  penting  lagi  di tengah keterbatasan sarana dan prasarana sebagaimana dialami oleh negara-negara sedang  berkembang.  Lengkapnya  hasil  studi  itu  adalah:  di  16  negara  sedang berkembang,  guru  memberi  kontribusi  terhadap  prestasi  belajar  sebesar  34%, sedangkan  manajemen  22%,  waktu  belajar  18%  dan  sarana  fisik  26%.      Di  13 negara  industri,  kontribusi  guru  adalah  36%,  manajemen  23%,  waktu  belajar  22% dan  sarana  fisik  19%  (Dedi  Supriadi,  1999:  178).  Fasli  Jalal  (2007:1)  mengatakan bahwa  bahwa  pendidikan  yang  bermutu  sangat  tergantung  pada  keberadaan  guru yang bermutu, yakni guru yang profesional, sejahtera dan bermartabat. Oleh karena itu  keberadaan  guru  yang  bermutu  merupakan  syarat  mutlak  hadirnya  sistem  dan praktik pendidikan yang bermutu.&lt;br /&gt;Hampir  semua  bangsa  di  dunia  ini  selalu  mengembangkan  kebijakan  yang mendorong  keberadaan  guru  yang  bermutu.  Salah  satu  kebijakan  yang dikembangkan  oleh  pemerintah  di  banyak  negara  adalah  kebijakan  intervensi langsung  menuju  peningkatan  mutu  dan  memberikan  jaminan  dan  kesejahteraan hidup  guru  yang  memadai.  Beberapa  negara  yang  mengembangkan  kebijakan  ini bisa  disebut  antara  lain  Singapore,  Korea  Selatan,  Jepang,  dan  Amerika  Serikat. Negara-negara  tersebut  berupaya  meningkatkan  mutu  guru  dengan mengembangkan  kebijakan  yang  langsung  mempengaruhi  mutu  dengan melaksanakan  sertifikasi  guru.  Guru  yang  sudah  ada  harus  mengikuti  uji kompetensi untuk mendapatkan sertifikat profesi guru.&lt;br /&gt;Problematika Sertifikasi Guru&lt;br /&gt;Pengertian sertifikasi mengacu pada National Commision on Educatinal Services (NCES) disebutkan Certification is a procedure whereby the state evaluates and reviews a teacher candidates credentials and provides him or her a license to teach. Dalam UU RI Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, sertifikat pendidik diberikan kepada guru yang telah memenuhi persyaratan kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai agen pembelajaran. Sertifikat pendidik diberikan kepada seseorang yang telah menyelesaikan program pendidikan profesi pendidik dan lulus uji sertifikasi pendidik.&lt;br /&gt;Sertifikasi adalah proses pemberian sertifikat pendidik kepada guru. Sertifikat pendidik ini diberikan kepada guru yang memenuhi standar profesional guru. Standar profesioanal guru tercermin dari kompetensi yang dimiliki oleh guru tersebut, yang tentunya memiliki penerapan berbeda dibeberapa negara Hasil studi Educational Testing Service (ETS) yang dilakukan di delapan negara menunjukkan bahwa pola-pola pembinaan profesionalisme guru di negara-negara tersebut dilakukan dengan sangat ketat (Samami dkk., 2006:34). Sebagai contoh, Amerika Serikat dan Inggris yang menerapkan sertifikasi secara ketat bagi calon guru yang baru lulus dari perguruan tinggi. Di kedua negara tersebut, setiap orang yang ingin menjadi guru harus mengikuti ujian untuk memperoleh lisensi mengajar. Ujian untuk memperoleh lisensi tersebut terdiri dari tiga praksis, yaitu tes keterampilan akademik yang dikenakan pada saat seseorang masuk program penyiapan guru, penilaian terhadap penguasaan materi ajar yang diterapkan pada saat yang bersangkutan mengikuti ujian lisensi, dan penilaian performance di kelas yang diterapkan pada tahun pertama mengajar. Mereka yang memiliki lisensi mengajarlah yang berhak menjadi guru.&lt;br /&gt;Di Indonesia, untuk mengikuti kegiatan sertifikasi ditahun 2011 ini para guru harus mengikuti tes awal untuk menilai kompetensi pendidik yang sebenarnya. Pelaksanaan sertifikasi guru yang bertujuan menjadikan pendidik profesional mulai tahun ini mengalami perubahan signifikan. Kelayakan guru memperoleh sertifikat pendidik profesional tidak hanya melalui penilaian portofolio, tetapi tes awal menjadi tolok ukur utama. Berdasarkan pengalaman jika hanya berkas portofolionya yang dinilai dan mayoritas guru lulus, sehingga berkas-berkas tersebut bisa saja dimanipulasi. Oleh sebab itu, dari kuota sertifikasi untuk 300.000 guru tahun 2011, hanya satu persen yang dijatah lulus lewat penilaian portofolio.Bagi yang tidak lulus pada jalur portofolio tersebut otomatis harus mengikuti sertifikasi jalur PLPG di masing-masing rayon atau Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).&lt;br /&gt;Bagi para guru yang lulus pada tahap awal, berkas portofolio yang merupakan track record para guru tersebut akan dinilai. Sebagaimana dilansir Suara Merdeka.com 28 Juli 2011 Data Informasi Sertifikasi Guru Panitia Pusat menyebutkan sebanyak 99% peserta atau 1.309 guru gagal atau tidak lulus dalam tes awal sertifikasi portofolio yang dilakukan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas). Dari 1.323 guru yang mengikuti tes awal melalui sistem online, hanya 14 guru yang lulus dan bisa dinilai berkas portofolionya. Koordinator Data Informasi Sertifikasi Guru Panitia Pusat Prof Wahyu Hardiyanto mengungkapkan, ketidaklulusan itu karena para pendidik tersebut tidak bisa memenuhi ketentuan nilai yang disyaratkan. ”Sesuai dengan ketentuan, para peserta harus bisa menyelesaikan 75% soal tes awal dalam bentuk pilihan ganda dengan waktu 100 menit untuk materi eksakta dan non-eksakta serta pedagogik. Kalau itu tidak terpenuhi, dianggap gagal untuk mengikuti penilaian berikutnya&lt;br /&gt;Lebih jauh, dalam kurun waktu 2007 hingga sekarang, setidaknya dalam proses sertifikasi ditemui beberapa permasalahan, antara lain; Pertama, kurangnya minat guru untuk meneliti. Banyak guru yang malas untuk meneliti di kelasnya sendiri dan terjebak dalam rutinitas kerja sehingga potensi ilmiahnya tak muncul kepermukaan. Karya tulis mereka dalam bidang penelitian tidak terlihat. Padahal setiap tahun, Departemen Pendidikan Nasional (depdiknas) selalu rutin melaksanakan lomba keberhasilan guru dalam pembelajaran (LKGDP) tingkat nasional yang diselenggarakan oleh direktorat Profesi Guru. Mereka baru mau meneliti ketika akan mengurus naik pangkat. Penelitian Tindakan Kelas (PTK). PTK adalah sebuah penelitian yang dilakukan oleh guru di kelasnya sendiri dengan jalan merencanakan, melaksanakan, dan merefleksikan tindakan secara kolaboratif dan partisipatif dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru, sehingga hasil belajar siswa dapat meningkat. Kedua, masalah kesejahteraan. Guru sekarang masih banyak yang belum sejahtera. Hal ini bisa dilihat dari perbedaan antara guru yang sudah PNS dan guru yang belum PNS. Banyak guru yang tak bertambah pengetahuannya karena tak sanggup membeli buku. Mereka sibuk memikirkan bagaimana caranya untuk memenuhi biaya hidup sehari-hari, sehingga tidak mungkin sanggup membeli buku. Hal ini karena kecilnya penghasilan setiap bulannya. Dengan adanya sertifikasi guru kesejahteraan para guru ikut meningkat. Ketiga guru kurang kreatif dalam membuat alat peraga atau media pembelajaran. Selama ini masih banyak guru yang hanya menggunakan metode ceramah dalam proses pembelajarannya. Seandainya para guru kreatif, pasti akan banyak ditemukan alat peraga dan media pada pembelajarannya. Kondisi minimnya dana justru membuat guru itu bisa kreatif memanfaatkan sumber belajar lainnya yang tidak hanya berada di dalam kelas, contohnya : pasar, museum, lapangan olahraga, sungai dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;Peran Guru Pasca Sertifikasi&lt;br /&gt;Persoalan yang muncul kemudian pasca sertifikasi guru, adalah bahwa sertifikasi itu sendiri tidak memiliki jaminan jangka panjang untuk dapat dipertanggungjawabkan secara akademik. Guru yang tersertifikasi lebih merupakan pencerminan kondisi sekarang, yang secara umum merupakan kualitas sumber daya guru sesaat setelah sertifikasi. Oleh karenanya sertifikasi haruslah dikaitkan dengan proses belajar yang berkesinambungan, sehingga sertifikasi itu sendiri tidak bisa diasumsikan sebagai keunggulan kompetensi guru sepanjang hayat. Pasca sertifikasi seyogyanya guru harus selalu meningkatkan kompetensinya dengan cara belajar sepanjang hayat. Disinilah peran pemerintah untuk memfasilitasi peningkatan kompetensi guru, melalui penataan manajemen pengembangan kompetensi guru. Hal ini perlu dipikirkan oleh berbagai pihak yang berkepentingan, mengingat peningkatan kompetensi guru sekaligus menjadi indikator peningkatan profesionalisme guru itu sendiri.&lt;br /&gt;Pengembangan kompetensi guru didasarkan atas pertimbangan-pertimbangan (1) perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya arus globalisasi dan informasi, (2) menutupi kelemahan-kelemahan yang tak tampak pada waktu seleksi, (3) mengembangkan sikap profesional,(4) mengembangkan kompetensi profesional, dan (5) menumbuhkan ikatan batin antara guru dan kepala sekolah. Secara teknis, kegiatan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kompetensi guru adalah (1) bimbingan dan tugas, (2) pendidikan dan pelatihan, (3) kursus-kursus, (4) studi lanjut, (5) promosi, (6) latihan jabatan, (7) rotasi jabatan, (8) konferensi, (9) penataran, (10) lokakarya, (11) seminar, dan (12) pembinaan profesional guru (supervisi pengajaran).&lt;br /&gt;Disini kita mengetahui bahwa, walaupun guru telah tersertifikasi yang asumsinya telah memiliki kecakapan kognitif, afektif, dan unjuk kerja yang memadai, namun sebagai akibat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta tuntutan pembangunan pendidikan kekinian, maka guru dituntut untuk terus menerus berupaya meningkatkan kompetensinya secara dinamis. Mantja (2002) menyatakan bahwa peningkatan kompetensi tersebut tidak hanya ditujukan pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotor, namun yang lebih penting adalah kemampuan diri untuk terus menerus melakukan peningkatan kelayakan kompetensi. Sergiovanni (dalam mantja, 2002) menegaskan bahwa teachers are axpected to put their knowledge to work to demonstrate they can do the job. Finally, professional are expected to engage in a life long commitment to self improvement. Self improvement is the will-grow competency area. Pernyataan Sergiovanni tersebut memberikan petunjuk bahwa asumsi profesionalisme guru pasca sertifikasi seyogyanya menjadi motivasi bagi guru untuk terus menerus menata komitmen melakukan perbaikan diri dalam rangka meningkatkan kompetensi.&lt;br /&gt;Tanggung Jawab Terhadap Profesi&lt;br /&gt;Mau disadari atau tidak sekarang  ini,  guru dihadapkan  pada perubahan paradigma  persaingan  dari sebelumnya lebih bersifat physical asset menuju paradigma knowledge based competition. Perubahan paradigma tersebut menuntut efesiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya guru, karena guru merupakan agen perubahan dan agen pembaharuan, sehingga mereka mampu bersaing dan memiliki keunggulan kompetitif. Pemantapan sumber daya guru sebagai intellectual capital harus diikuti dengan pengembangan dan pembaharauan terhadap kemampuan dan keahlian yang dimilikinya, sehingga mereka mampu dan peka terhadap arah perubahan yang terjadi.&lt;br /&gt;Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Sebagai pendidik profesional, guru bukan saja dituntut melaksanakan tugasnya secara profesional, tetapi juga harus memiliki pengetahuan dan kemampuan profesional. Berbeda dengan profesional dibidang lain, profesionalisme guru adalah menyebarluaskan kreativitas dan inovitas (semangat belajar) bagi siswa. Lebih jauh, dengan berbagai kebijakan pemerintah yang sudah mulai berpihak kepada guru, maka sudah tidak ada alasan bahwa guru untuk menunjukkan kinerja yang rendah terlebih setelah tersertifikasi.&lt;br /&gt;Dalam memandang kecenderungan pola pikir guru terhadap profesinya kita dapat menggunakan Kuadran Cash Flow Robert Kiyosaki (Masftukh, 2010) tentang cara pandang guru terhadap profesi guru menyebabkan terbentuknya empat kuadran.&lt;br /&gt;Kuadran I: Guru Pekerja. Guru yang punya pekerjaan dan mengedepankan To Have. Kita disebut guru pekerja, bila kita termasuk guru yang menyukai kemapanan, tidak ada keinginan untuk berubah. Kita senang dengan pekerjaan rutinitas yang menjadi tanggung jawab kita. Perilaku kita tampak oleh mengajar dengan cara yang sama tentang hal yang sama kepada orang yang berbeda. Pada kuadran ini kita memiliki paradigma to have. Kita adalah orang yang berada dalam sistem yang sudah mapan. Sumber penghasilan kita adalah satu-satunya gaji/honor bulanan/mingguan ditambah dari proyek-proyek skala kecil dan rutin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuadran II: Guru Profesional.Guru yang berkuasa atas pekerjaan dan mengedepankan To Have. Kita dikatakan guru profesional, bila kita termasuk guru yang menyukai tantangan dalam mengajar. Senang dengan pekerjaan yang mandiri, tidak rutin tapi memuaskan, senang berpindah tempat kerja dengan pekerjaan yang sama. Perilaku kita tampak oleh mengajar dengan cara yang sama tentang hal yang berbeda kepada orang yang berbeda. Pada kuadran ini kita mulai mengalami pergeseran pradigma tetapi masih pada konsep to have. Kita menjadi sistem bagi diri kita sendiri. Sumber penghasilan kita adalah sebagai profesional yang memiliki nilai (harga) setiap kali kita mengajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuadran III: Guru Pemilik. Guru yang punya keahlian dan visi kepemimpinan dan manajemen system, serta mengedepankan To Be. Kita dikatakan guru pemilik bila kita adalah guru yang memiliki keahlian (pemilik), tidak hanya terkait dengan pengajaran tetapi juga memiliki kemampuan mengendalikan sistem, sehingga pemilik menjadi bagian dari kelompok pengambil keputusan. Senang dengan peran sebagai investor dan atau pimpinan dengan tujuan mendapatkan penghasilan dari investasi/tugas tersebut. Kita adalah orang yang menjalankan sistem secara strategis, untuk mengendalikan diri dan orang lain bagi kemajuan lembaga. Pada kuadran ini kita mengalami pergeseran paradigma yang sangat jelas dari to have ke to be. Sumber penghasilan kita adalah dari keahlian dan sistem yang kita kendalikan.&lt;br /&gt;Kuadran IV: Guru Perancang. Guru yang membuat dan mengendalikan sistem sekolah identik dengan dirinya serta mengedepankan To Be. Kita dikatakan guru perancang, bila kita adalah guru yang berfungsi sebagai perancang masa depan pengajaran, bersifat inovatif, senang pada ide dan perubahan yang mengaktifkan pengajaran. Kita adalah orang yang kaya dengan ide/gagasan yang inovatif yang menjadikan kita orang yang sangat berarti. Kita menjadi perancang sistem bagi kemajuan diri dan masa depan orang lain. Pada kuadran ini menunjukan bahwa pergeseran paradigma kita sudah sepenuhnya ke kuadran to be. Sumber penghasilan kita adalah dari sistem dan gagasan yang diterapkan banyak orang. Ide dan gagasan bekerja untuk menghasilkan uang bagi kita.&lt;br /&gt;Cara pandang guru terhadap profesinya inilah yang kemudian akan membangun pola tanggung jawab guru terhadap profesinya. Pola yang dimaksud akan ditunjukkan melalui tindakan berdasarkan apa yang difahami guru tentang profesinya itu sendiri. Sehingga tanggung awab profesi guru lebih merupakan kesadaran diri yang tinggi seorang guru dalam menjaga profesinya dikalangan masyarakat atau disebut sebagai etika profesi guru. Etika guru ini terikat pada kode etik profesi guru, yang merupakan sarana untuk membantu guru sebagai seseorang yang professional supaya tidak dapat merusak etika profesi. Setidaknya ada tiga hal pokok yang merupakan fungsi dari kode etik profesi :&lt;br /&gt;(a)      Kode etik profesi memberikan pedoman bagi setiap anggota profesi tentang prinsip profesionalitas yang digariskan. Maksudnya bahwa dengan kode etik profesi, pelaksana profesi mampu mengetahui suatu hal yang boleh dia lakukan dan yang tidak boleh dilakukan.&lt;br /&gt;(b)     Kode etik profesi merupakan sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan. Maksudnya bahwa etika profesi dapat memberikan suatu pengetahuan kepada masyarakat agar juga dapat memahami arti pentingnya suatu profesi, sehingga memungkinkan pengontrolan terhadap para pelaksana di lapangan keja (kalanggan social).&lt;br /&gt;(c)     Kode etik profesi mencegah campur tangan pihak diluar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi. Arti tersebut dapat dijelaskan bahwa para pelaksana profesi pada suatu instansi atau perusahaan yang lain tidak boleh mencampuri pelaksanaan profesi di lain instansi atau perusahaan.&lt;br /&gt;Untuk menerapkan kode etik guru sebagai norma dan asas yang disepakati dan diterima oleh guru-guru Indonesia, sebagai pedoman sikap dan perilaku dalam melaksanakan tugas profesi sebagai pendidik, anggota maasyarakat dan warga Negara.  Maka dalam membangun tanggung jawab terhadap profesi guru atau pendidikan diperlukan:&lt;br /&gt;1. Komitmen yang tinggi&lt;br /&gt;Secara sederhana peningkatan kualifikasi akademik itulah, yang harus dikembangkan oleh tenaga pendidik. Guru masa depan perlu mempertegas kembali komitmen sebagai pendidik untuk tidak memaksakan pembelajaran yang hanya bermuatan kognitif saja, namun lebih aplikatif sejalan dengan konsep pembelajaran learning to know, learning to do, learning to live together, dan learning to be&lt;br /&gt;2. Pemikiran yang serius dan cermat (smart thinking);&lt;br /&gt;Guru masa depan perlu memahami, menghayati, dan melaksanakan dimensi-dimensi tugas (apa), proses (bagaimana), lingkungan, dan keterampilan personal. Guru masa depan perlu memiliki pendidikan yang setingkat di atas standart minimal yang diharapkan pemerintah. Dalam dunia pendidikan dasar, tenaga pengajar setidaknya harus berbasis pendidikan S1, pendidikan menengah tenaga pengajarnya harus berbasis pendidikan S2, dan perguruan tinggi harus berbasis pendidikan S3.&lt;br /&gt;3. Koordinasi dan sinergi;&lt;br /&gt;Desain  jejaring  kerja  (networking)  peningkatan  profesionalitas  guru berkelanjutan  melibatkan  instansi  Pusat,  Pusat  Pengembangan  dan  Pemberdayaan Pendidik  dan  Tenaga  Kependidikan  (P4TK),  Lembaga  Penjaminan  Mutu Pendidikan  (LPMP)  dan  Dinas  Pendidikan  Propinsi/Kabupaten/Kota  serta Perguruan Tinggi setempat&lt;br /&gt;4. Networking dan Support dari semua komponen terkait&lt;br /&gt;KKG, MGMP serta lembaga profesi sebagai wadah pengembangan profesi guru melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi  profesi  guru.  Selain  itu  perlu  adanya  pemberdayaan (empowerment)  guru  yang  telah  memperoleh  sertifikat.  Hal  ini  dapat  dilakukan dengan  adanya  pemberian  tugas  yang  sesuai  dengan  kompetensi  guru  maupun adanya  dorongan  dari  fihak  manajemen  sekolah  yang  mampu  menumbuhkan motivasi  kerja  bagi  para  guru.  Meningkatnya  kompetensi  guru  yang  didukung adanya  motivasi  kerja  yang  tinggi  akan  dapat  meningkatkan  kinerja  guru.&lt;br /&gt;Guru merupakan sebuah profesi terhormat dan mulia yang mengabdikan diri dan berbakti untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kualitas manusia Indonesia.Sebagai sebuah perkerjaan profesional, maka guru dituntut untuk dapat bersikap dan berperilaku sejalan dengan Kode Etik Profesi. Pertanyaannya, apakah para guru di Indonesia saat ini sudah dapat menghayati dan menegakkan kode etik profesinya? Tentu jawaban beragam akan muncul, akan tetapi satu hal yang pasti adalah disaat guru meningkatkan  kinerjanya, maka berarti meningkatkan  kualitas  pembelajaran,  yang  pada akhirnya  akan  meningkatkan  mutu  pendidikan  secara  keseluruhan. Dan ini merupakan bentuk tanggung jawab guru terhadap profesinya sekaligus penjaminan kualitas guru itu sendiri atas sertifikasi yang diterimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penutup&lt;br /&gt;Menjadi guru yang peduli terhadap pendidikan mensyaratkan totalitas cipta, rasa, dan karsa sehingga mampu mengembangkan kompetensi yang dimiliki secara optimal, baik kompetensi personal, professional, dan kemasyarakatan. Kompetensi tersebut mutlak dikembangkan dalam rangka memperkuat sifat konservatif pada diri guru. Untuk mewujudkan guru yang benar-benar profesional, sehingga pascasertifikasi perlu ada upaya sistematis, sinergis, dan berkesinambungan yang menjamin guru tetap profesional. Agar terbangun tanggung jawab profesi yang tidak hanya bersifat pribadi atau individu guru yang bersangkutan akan tetapi juga mampu menjadi komitemen kolektif dalam rangka peningkatan mutu pendidikan di masa yang akan datang.&lt;br /&gt;Daftar Pustaka&lt;br /&gt;Departemen  Pendidikan  Nasional  (2006)  Undang-undang Republik Indonesia, No. 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktoran  Jendral  Pendidikan  Tinggi,  Departemen  Pendidikan  Nasional.  (2008). Pedoman  Penyelenggaraan  Program  Sertifikasi  Guru  Dalam  Jabatan Melalui Jalur Pendidikan. Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fasli  Jalal.  (2007).  Sertifikasi  Guru  Untuk  Mewujudkan  Pendidikan  Yang Bermutu?.  Makalah  disampaikan  pada  seminar  pendidikan  yang diselenggarakan oleh Program Pascasarjana Unair, tanggal 28 April 2007 di Surabaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muchlas Samani.  (2008).  Sertifikasi  Guru  Sebagai  Bagian  Peningkatan  Kualitas Pendidikan.  Makalah  disampaikan  pada  seminar  Strategi  Peningkatan Kualitas Pendidikan. Program Pascasarjana UNY, 22 Maret di Yogyakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I Wayan Santyasa, Dimensi-Dimensi Teoretis Peningkatan Profesionalisme Guru, Jurusan Pendidikan Fisika Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal Tidak Di Publikasikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maftukh, Muhamad. Sertifikasi Dan Guru Profesional. http://penulismuda.com/artikel-mainmenu-42/2946-sertifikasi-dan-guru-profesional diakses 15 Agustus 2011&lt;br /&gt;foto: trustcosurabaya.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8857752067157234801-2140950663883140070?l=aliyahtabah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/feeds/2140950663883140070/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/2011/10/membangun-tanggung-jawab-profesi-dalam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8857752067157234801/posts/default/2140950663883140070'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8857752067157234801/posts/default/2140950663883140070'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/2011/10/membangun-tanggung-jawab-profesi-dalam.html' title='Membangun Tanggung Jawab Profesi dalam Pelaksanaan Sertifikasi Guru'/><author><name>M@ TARBIYATUT THOLABAH</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13250032098590371828</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/SqtzyLAXCsI/AAAAAAAAAXQ/5xgCxamDMxc/S220/7.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-PvgFLFtMfAA/Tpot8Tyyn9I/AAAAAAAAAaU/qOKQJ4XYsi4/s72-c/100_5896.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8857752067157234801.post-4874185679904204774</id><published>2011-10-04T09:35:00.006+09:00</published><updated>2011-10-05T18:53:11.854+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengaruh Buruk Tayangan TV Bagi Anak'/><title type='text'>Pengaruh Buruk Tayangan TV Bagi Anak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-eQvQcmp1K1k/TopVmgvaxwI/AAAAAAAAAaM/1oA1NfL0ehM/s1600/tv%2Banak.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 148px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-eQvQcmp1K1k/TopVmgvaxwI/AAAAAAAAAaM/1oA1NfL0ehM/s200/tv%2Banak.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5659430001856661250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Siaran televisi mempunyai dampak sangat besar dalam kehidupan manusia. Sering kali apa yang ditayangkan dalam kotak ajaib itu memancing hasrat penonton untuk ikut melakukannya. Simak saja bagaimana siaran televisi mampu membentuk budaya massa di berbagai belahan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Irlandia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Gara-gara serial Sex and the City, sekarang penduduk di sana lebih menggemari minum vodka ketimbang whiskey.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Brasil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saat ini terjadi penurunan angka kelahiran di negara pengekspor telenovela ini. Data statistik menunjukkan, angka kelahiran di negara ini turun menjadi 2,3 anak per wanita dari angka sebelumnya, 6,3. Konon, penurunan tersebut terjadi karena kebanyakan cerita telenovela menampilkan sosok keluarga kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Israel&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Serial In Treatment yang ditayangkan di HBO menyebabkan tren baru di negara ini: mengikuti sesi terapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Amerika Serikat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penduduk AS yang sering menonton tayangan tentang operasi plastik ditengarai tertarik untuk melakukan hal yang sama.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;China&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Media lokal di sana menyebutkan, serial Friends membuat orang-orang muda di China meniru gaya hidup para tokoh dalam serial terkenal itu. Salah satunya dengan menempati apartemen berdekatan dengan teman-temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Butan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah di negara yang memiliki slogan Gross National Happiness ini melarang siaran MTV dan World Wrestling Entertainment karena alasan meningkatnya tindakan kekerasan di kalangan anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitian LIPI menyebutkan, dampak tayangan pornografi di televisi menyebabkan meningkatnya kasus kehamilan tidak dikehendaki di kalangan remaja, kekerasan seksual, bahkan aborsi. Demikian juga dampak tayangan berbau kekerasan. Salah satunya adalah maraknya aksi para bocah polos yang meniru gerakan para pegulat smackdown beberapa waktu lalu.AN/kmps&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"&gt;&lt;/script&gt;&lt;fb:like href="www.amitabahsport.blogspot.com" show_faces="true" width="450" font="arial"&gt;&lt;/fb:like&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8857752067157234801-4874185679904204774?l=aliyahtabah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/feeds/4874185679904204774/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/2011/10/pengaruh-buruk-tayangan-tv-bagi-anak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8857752067157234801/posts/default/4874185679904204774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8857752067157234801/posts/default/4874185679904204774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/2011/10/pengaruh-buruk-tayangan-tv-bagi-anak.html' title='Pengaruh Buruk Tayangan TV Bagi Anak'/><author><name>M@ TARBIYATUT THOLABAH</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13250032098590371828</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/SqtzyLAXCsI/AAAAAAAAAXQ/5xgCxamDMxc/S220/7.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-eQvQcmp1K1k/TopVmgvaxwI/AAAAAAAAAaM/1oA1NfL0ehM/s72-c/tv%2Banak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8857752067157234801.post-5559553924599919574</id><published>2011-10-02T10:00:00.004+09:00</published><updated>2011-10-03T16:06:09.347+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Memilih Perguruan Tinggi'/><title type='text'>Tips Memilih Perguruan Tinggi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-ZAb8BUg24P0/Toe6PYRhJOI/AAAAAAAAAaE/Z1wAHIjxYvs/s1600/universitas.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 122px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-ZAb8BUg24P0/Toe6PYRhJOI/AAAAAAAAAaE/Z1wAHIjxYvs/s200/universitas.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5658696230191047906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tips Memilih Perguruan Tinggi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Menentukan Pilihan Universitas untuk melanjutkan ke Perguruan tinggi selepas menamatkan sekolah menengah umum (SMU) atau Sekolah Teknik Menengah (STM) adalah gampang-gampang sulit. Bagaimana tidak, sekarang ini telah banyak kampus-kampus yang menawarkan jasa pendidikan dengan beragam pilihan yang tersedia. Sebelum anda memilih salah satu dari Universitas tersebut ada baiknya jika anda mempertimbangkan tips memilih universitas ini sebagai bahan reverensi anda nantinya. Berikut sedikit Tips dalam memilih universitas :&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Faktor dari diri sendiri&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;a. Minat&lt;br /&gt;Faktor minat merupakan faktor utama yang harus anda ketahui sebelum memilih sebuah universitas, karena faktor ini merupakan pemicu untuk menyelesaikan studimu. Tentunya akan menjadi beban bagi anda untuk pergi ke kampus jika minat anda untuk kuliah memang tidak ada. Karena tidak mungkin anda akan menyelesaikan studi hanya dengan dorongan dari orang tua saja.&lt;br /&gt;b. Biaya&lt;br /&gt;Faktor biaya merupakan alasan terbesar mengapa banyak orang yang tidak bisa melanjutkan pendidikannya di bangku kuliah. Karena selama kuliah pastinya orang tua kita akan lebih banyak mengeluarkan uang untuk biaya-biaya yang menunjang pendidikan anda. Jadi jangan pernah sia-siakan kerja keras dan jerih payah orang tua kita.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Faktor  dari Perguruan Tinggi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;a. Reputasi Kampus&lt;br /&gt;Perusahaan tentunya lebih memilih calon karyawan yang merupakan alumnus dari Universitas yang memiliki reputasi baik. Dan tentunya akan menjadi kebanggaan tersendiri jika kita menjadi alumnus kampus yang mempunyai reputasi baik bukan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Prospek Masa Depan&lt;br /&gt;Nilailah jurusan yang anda pilih, apakah prospek kedepannya bagus , terserap oleh dunia kerja atau membantu anda menjadi wiraswasta. Perhitungkan dengan matang mulai dari sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Akreditasi&lt;br /&gt;Pastikan Universitas yang anda pilih memiliki Akreditasi, status akreditasi ini menentukan kemandirian program studi dalam melaksanakan program belajar mengajar. Status akreditasi diberikan untuk program studi yang diselenggarakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Fasilitas Pendidikan&lt;br /&gt;Pastikan bahwa universitas yang anda pilih memiliki fasilitas penunjang pendidikan, seperti laboratorium, ruang internet, perpustakaan  dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Link atau Kerja sama&lt;br /&gt;Sekarang ini sudah banyak perusahaan-perusahaan yang bergandeng tangan dengan Universitas untuk menjaring Sumber daya manusia yang siap pakai. Tentunya akan lebih memudahkan anda untuk mendapatkan kerja jika kampus yang anda masuki memiliki kerja sama dengan perusahaan yang mungkin anda impikan.&lt;br /&gt;Selain faktor-faktor diatas, masih banyak faktor lainnya yang bisa anda nilai sendiri dalam memilih universitas yang akan anda masuki. Sebagai sumber daya manusia yang akan menjadi penerus bangsa kita harus pandai memilah-milah sesuai dengan kebutuhan kita tanpa harus mengorbankan hal-hal yang mungkin lebih bermanfaat buat anda dan menyaring informasi yang anda dapatkan dari berbagai media dan sudut pandang dari orang-orang terdekat anda. Semoga bermanfaat dan selamat berjuang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=www.aliyahtabah.blogspot.com&amp;amp;layout=standard&amp;amp;show_faces=true&amp;amp;width=450&amp;amp;action=like&amp;amp;font=arial&amp;amp;colorscheme=light&amp;amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8857752067157234801-5559553924599919574?l=aliyahtabah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/feeds/5559553924599919574/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/2011/10/tips-memilih-perguruan-tinggi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8857752067157234801/posts/default/5559553924599919574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8857752067157234801/posts/default/5559553924599919574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/2011/10/tips-memilih-perguruan-tinggi.html' title='Tips Memilih Perguruan Tinggi'/><author><name>M@ TARBIYATUT THOLABAH</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13250032098590371828</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/SqtzyLAXCsI/AAAAAAAAAXQ/5xgCxamDMxc/S220/7.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-ZAb8BUg24P0/Toe6PYRhJOI/AAAAAAAAAaE/Z1wAHIjxYvs/s72-c/universitas.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8857752067157234801.post-2036147375678321284</id><published>2011-02-02T14:08:00.004+09:00</published><updated>2011-10-01T17:00:31.138+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humor'/><title type='text'>Humor</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-f20TiippC0o/ToaMbpK7LuI/AAAAAAAAAZ8/lWvNS-QrfVg/s1600/Study%2BCampus%2BMalang%2B2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-f20TiippC0o/ToaMbpK7LuI/AAAAAAAAAZ8/lWvNS-QrfVg/s200/Study%2BCampus%2BMalang%2B2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5658364388373638882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Saya Senang Dengan Cara Berpikir Bu Guru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sebuah sekolah dasar, suatu saat seorang guru bertanya pada salah satu muridnya.&lt;br /&gt;Bu Guru : “Udin tolong jawab pertanyaan ibu yaa… Kalo ada 5 ekor burung di jendela, kemudian ditembak satu, berapa yang masih tertinggal?”&lt;br /&gt;Udin : “Habis dong Bu, kan lainnya pada terbang”&lt;br /&gt;Bu Guru : “Salah, harusnya dijawab masih tinggal 4 ekor, tapi saya senang dengan cara berpikir kamu…..”&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Di saat yang lain Udin balik bertanya pada Bu Guru.&lt;br /&gt;Udin : “Bu Guru tolong jawab pertanyaan saya… Kalo ada tiga orang cewek, masing-masing membawa es krim, cewek pertama makan es krim dengan dikunyah sedikit2, yang kedua dengan menggigit es krim dan contongnya, dan yang ketiga dengan menjilati dan mengulumnya, Manakah diantara ketiga cewek itu yang sudah menikah?”&lt;br /&gt;Bu Guru : “Hmmm… pasti yang makannya dengan menjilati dan mengulum es krim yaaaa”&lt;br /&gt;Udin : “Salah… harusnya dijawab yang memakai cincin kawin, tapi saya senang melihat cara berpikir Bu Guru…”U&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=www.aliyahtabah.blogspot.com&amp;amp;layout=standard&amp;amp;show_faces=true&amp;amp;width=450&amp;amp;action=like&amp;amp;font=arial&amp;amp;colorscheme=light&amp;amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"&gt;&lt;/script&gt;&lt;fb:like href="www.amitabahsport.blogspot.com" show_faces="true" width="450" font="arial"&gt;&lt;/fb:like&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8857752067157234801-2036147375678321284?l=aliyahtabah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/feeds/2036147375678321284/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/2011/02/humor.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8857752067157234801/posts/default/2036147375678321284'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8857752067157234801/posts/default/2036147375678321284'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/2011/02/humor.html' title='Humor'/><author><name>M@ TARBIYATUT THOLABAH</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13250032098590371828</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/SqtzyLAXCsI/AAAAAAAAAXQ/5xgCxamDMxc/S220/7.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-f20TiippC0o/ToaMbpK7LuI/AAAAAAAAAZ8/lWvNS-QrfVg/s72-c/Study%2BCampus%2BMalang%2B2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8857752067157234801.post-256111029474719065</id><published>2010-11-30T13:07:00.002+09:00</published><updated>2010-11-30T13:30:12.060+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Selamat Buat Firmansyah'/><title type='text'>Selamat Buat Firmansyah</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/TPR9bjvqrAI/AAAAAAAAAZI/1VUlOADD8WM/s1600/firmansyah.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/TPR9bjvqrAI/AAAAAAAAAZI/1VUlOADD8WM/s200/firmansyah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5545194953605032962" /&gt;&lt;/a&gt; HARI INI MA TABAH MELEPASKAN SECARA RESMI DUTA JAMBORE ASIAN DI SINGAPURA....... SELAMAT JALAN FIRMANSYAH.. SEMOGA SUKSES...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8857752067157234801-256111029474719065?l=aliyahtabah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/feeds/256111029474719065/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/2010/11/selamat-buat-firmansyah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8857752067157234801/posts/default/256111029474719065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8857752067157234801/posts/default/256111029474719065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/2010/11/selamat-buat-firmansyah.html' title='Selamat Buat Firmansyah'/><author><name>M@ TARBIYATUT THOLABAH</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13250032098590371828</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/SqtzyLAXCsI/AAAAAAAAAXQ/5xgCxamDMxc/S220/7.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/TPR9bjvqrAI/AAAAAAAAAZI/1VUlOADD8WM/s72-c/firmansyah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8857752067157234801.post-7870944985986961611</id><published>2010-11-22T13:41:00.005+09:00</published><updated>2010-12-16T15:49:32.844+09:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/TOn1BfGfFAI/AAAAAAAAAZA/Tqa06ZTGfVg/s1600/Gusmus.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/TOn1BfGfFAI/AAAAAAAAAZA/Tqa06ZTGfVg/s200/Gusmus.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5542230222333481986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;PEMABUK&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;oleh Simbah Kakung &lt;br /&gt;Dalam Tautan Facebook&lt;br /&gt;pada 17 November 2010 jam 10:14&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang --sebut saja Menyun-- yang berjalan gloyoran di jalan kepergok seorang polisi. "Kau mabuk ya?" tanya pak polisi. "Tidaaak" jawab Menyun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polisi: "Kalau tidak mabok, coba katakan dimana rumahmu?"&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Menyun: "Mudah saja. Rumahku dekat dari sini. Kalau tak percaya ayo kutunjukkan rumahku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oke;" kata pak polisi, "lho kok jalanmu gloyoran."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyun: "Cuma capek tapi tidak mabuk kok. Aku tahu kok, bapak ini polisi kan? Kalu mabok pasti tak tahu kalau bapak ini polisi, ya kan?!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah akhirnya pak polisi mengikuti si Menyun sambil menggandengnya menuju rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara mereka berjalan, Menyun terus ngomong untuk membuktikan bahwa dia tidak mabok: "Nah ini jalan;" katanya menunjuk jalan yg mereka lalui; "Itu mobil. Itu orang jalan. Nah itu rumahku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu sampai depan rumah, Menyun terus nyerocos, " Ini pagar rumahku.".."Ini pintu rumahku" ..."Ini ruang tamuku"..."Ini kamarku".. dan sambil membuka pintu kamar, "Nah, itu istriku...dan yang tidur bersamanya itu akuu."&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8857752067157234801-7870944985986961611?l=aliyahtabah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/feeds/7870944985986961611/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/2010/11/pemabuk-oleh-simbah-kakung-pada-17.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8857752067157234801/posts/default/7870944985986961611'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8857752067157234801/posts/default/7870944985986961611'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/2010/11/pemabuk-oleh-simbah-kakung-pada-17.html' title=''/><author><name>M@ TARBIYATUT THOLABAH</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13250032098590371828</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/SqtzyLAXCsI/AAAAAAAAAXQ/5xgCxamDMxc/S220/7.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/TOn1BfGfFAI/AAAAAAAAAZA/Tqa06ZTGfVg/s72-c/Gusmus.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8857752067157234801.post-8569113334470663541</id><published>2010-05-05T13:49:00.008+09:00</published><updated>2011-10-01T16:38:48.262+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informatika Dalam Islam'/><title type='text'>Informatika Dalam Islam</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/S-D54dW2l6I/AAAAAAAAAYw/GvrI8KlJnJg/s1600/Nuril+Efendi.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 190px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/S-D54dW2l6I/AAAAAAAAAYw/GvrI8KlJnJg/s200/Nuril+Efendi.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5467644695976253346" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;INFORMATIKA DALAM ISLAM&lt;br /&gt;Dalam Tautan Facebook Nuril Efendi&lt;br /&gt;Mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dalam Al-Quran terdapat 750 ayat yang berbicara tentang alam raya ini. Dan ayat-ayat tersebut memerintahkan pada manusia untuk mengetahui alam dan fenomenanya. Surat Al-Jatsiyah ayat 13 mengatakan :&lt;br /&gt;Allah telah menundukkan untuk kamu semua apa yang ada di langit dan di bumi&lt;br /&gt;Semua penundukan ini hanya bisa dicapai bagi orang-orang yang mengetahui hukum-hukum Allah yang telah ditentukan sebagai mana ayat yang artinya:&lt;br /&gt;Segala sesuatu di sisinya memiliki ukuran&lt;br /&gt;Maksudnya segala ciptaan Allah melalui sunnahnya. Setiap manusia memiliki potensi untuk mengetahui hokum dan aturan tentang jagat raya ini, hal ini sebagaiamana Firman Allahyang artinya :&lt;br /&gt;Allah mengajarkan adam nama-nama semuanya&lt;br /&gt;Dari sini manusia harus menyadari bahwa ilmu itu dari Allah dan karenanya, manusia adalah sebagai kholifah.&lt;br /&gt;Al-Quran memerintahkan manusia untuk terus berusaha meningkatkan ilmunya. Hal ini sebagaimana dalam surat Toha ayat 114 :&lt;br /&gt;Berdoalah hai Muhammad, Rabbi zidni ilma&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;I. Paradigma Ilmu Dalam Wawasan Islam&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Obyek sains menurut Al-Quran :&lt;br /&gt;Ada dua obyek ilmu yaitu Al-Quran dan Al-Bayan&lt;br /&gt;Maksud kata Al-Quran adalah bacaan atau tanda-tanda alam ini, sedang kata Al-Bayan adalah alat atau bahasa untuk membaca ala mini.&lt;br /&gt;Allah bersabda dalam surat Fushshilat ayat 53 :&lt;br /&gt;Nanti akan kami perlihatkan pada mereka ayat-ayat kami di cakrawala-cakrawala dan di dalam diri manusia sehingga teranglah bagi mereka suatu kebenaran&lt;br /&gt;Maksud ayat tersebut adalah cakrawala dan diri manusia. Di sisni ada dua kategori ayat yaitu eksternal, yang disimbulkan cakrawala dan yang internal disimbulkan diri manusia.&lt;br /&gt;Jadi gejala alam adalah yang eksternal menjadi obyek ilmu kealaman sedang yang internal merupakan gejala budaya menjadi obyek ilmu-ilmu kemanusiaan.&lt;br /&gt;Diciptakannya dua obyek ilmu itu adalah untuk mengenalkan yang maha benar yaitu,Allah. Dengan demikian tidak bisa dipisahkan antara ilmu dengan Allah.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;II. Kanteks Ilmu Menurut Al-Qur’an&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Di dunia barat terjadi dikotomi antara fakta dan nilai. Teori ini disebut konsep netralitas ilmu yang berarti terjadi pemisahan antara etika dan ilmu.&lt;br /&gt;Dalam Islam harus terpadu antar ilmu, etika, dan agama. Kita perhatikan firman Allah dalam surat Al-Luqman ayat 20 :&lt;br /&gt;Tidaklah kamu perhatikan, bahwa Allah menundukkkan untukmu apa-apa yang ada di langit dan di bumi dan menyempurnakan untukmu nikmatnya tang dhahir dan yang batin. Di antar manusia ada yang membantah tentang Allah tanpa ilmu, tanpa petunjuk, dan tanpa kitab.&lt;br /&gt;Jadi urutan penyebutan Al-Ilmu, Al-Huda, dan Al-Kitab ini menunjukkan integralitas ilmu, etika, dan agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;III. Dasar-dasar Informatika Dalam Wawasan Islam&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Hakikat Informasi&lt;br /&gt;Informasi, maklumat atau apa-apa yang diketahui dinamai informasi pasif. Sedang informasi yang aktif disebut kode. Dan kode bisa disebut data.&lt;br /&gt;Kode dan data bagaikan ilmu dan amal.&lt;br /&gt;Kode dan data terdapat pemikiran yang berkaitan dan ini disebut algoritma.&lt;br /&gt;Algoritma menentukan pilihan untuk menghasilkan sesuatu yang berupa program.&lt;br /&gt;Hasil program adalah berupa informasi yag kemudian menjadi ilmu.&lt;br /&gt;2. Rekayasa Informatika Dalam Pandangan Islam&lt;br /&gt;Proses Informatika dalam suatu computer merupakan hasil rekayasa dengan tujuan tertentu.&lt;br /&gt;Dalam merekayasa harus memakai norma-norma Islam yang tidak boleh bertentangan dengan dalil akli dan berdasarkan Al-Quran dan sunnah nabi.&lt;br /&gt;Harus bermanfaat bagi manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;IV. Teknologi Informasi Untuk Umat Islam&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat Islam pada awalnya adalah masyarakat informasi.&lt;br /&gt;Informasi yang diterima dari kumpulan wahyu dari Allah dan kumpulan hadits-hadits nabi.&lt;br /&gt;Disamping itu masyarakat Islam juga mengembangkan dan menghimpun informasi-informasi lain dari pada filosof Yunani dan mengembangkannya, sehingga peradaban Islam sangat maju.&lt;br /&gt;Ketika peradaban Islam tumbang, dunia informasi diteruskan oleh barat di masa renaissance di abad 16.&lt;br /&gt;Kini, di abad 20 kita berada di era revolusi teknologi elektronik yang berpuncak pada proses konvergensi, dimana teknologi informasi menyatu dengan telekomunikasi membentuk maha jaringan computer global bernama internet sebagai infrastruktur informasi baru.&lt;br /&gt;Di abad 21 ini umat Islam ditantang untuk membangun masyarakat informasi islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;V. Menuju Masa Depan Peradaban Islam&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Untuk memahami bagaimana peran Islam dalam perdaban masa depan, perlu mengkaji :&lt;br /&gt;1. Struktur peradaban Islam dimana sebagai system informasi&lt;br /&gt;Salah satu dampak dari perkembangan teknologi informasi adalah pergeseran paradigma sains dari pandanngan materialistik menuju pandangan yang lebih holistic atau menyeluruh.&lt;br /&gt;Kesejajaran struktursl antara computer dan system biologi merupakan bagian yang merubah pandangan manusia tentang alam semesta.&lt;br /&gt;Sel-sel hidup kini dapat diibaratkan sebagai pabrik molekuler terkomputer skala nano. Dengan demikian, dalam tubuh setiap oraganisme terdapat jaringan nano computer bak internet bagi tubuh luar manusia yaitu peradaban.&lt;br /&gt;Dari pandangan ini menganggap bahwa alam semesta sebagai system bio-informatik raksasa, di mana hukum-hukum alam dilihat sebagai program-program bagi system-sistem material.&lt;br /&gt;Fisikawan jhon Weeler membuat slogan baru ‘It frim Bit’, tentu saja muncul pertanyaan besar. Kalau alam semesta adalah sebuah computer, siapakah pembuatnya dan siapakah pemrogramnya ? orang atheis menjawab adalah alam itu sendiri dan bagi orang beragama, bahwa itu adalah Allah yang maha kuasa.&lt;br /&gt;Nicolas Wirth, pakar Informatika mengatakan bahwa program berisi struktur data dan algoritma.&lt;br /&gt;Dalam agama Islam, struktur dat itu adalah aqidah dan algoritma itu syari’ahnya.&lt;br /&gt;Dalam paradigma pemograman mutakhir yaitu “object oriented programming” data dan algoritma terpadu dalam modul-modul kecil yang terpadu dalam program “system operasi”.&lt;br /&gt;Program “system operasi” peradaban Islam adalah Ad-Dinul Islam yang merupakan kombinasi terpadu “Aqidah-Syari’ah”.&lt;br /&gt;2. Menuju peradaban Islam : Transformasi Budaya Keagaman.&lt;br /&gt;Dinul-Islam sebagai meta program harus diimplementasikan dalam sebuah proses pengamalan Islam.&lt;br /&gt;Dalam tataran individu, hal itu dilakukan dengan melaksanakan arkanul Islam.&lt;br /&gt;Rukun Islam yang lima tidak hanya mempunyai dimensi vertical hanya membangun individu melainkan punya dimensi horizontal sebagai kerangka dasar bagi kegiatan mu’amalah membangun peradabanIslam.&lt;br /&gt;3. Problema sosial budaya : dampak perkembangan teknologi informatika&lt;br /&gt;Sebagai system saraf peradaban manusia, teknologi kini telah dikembangkan kedua arah. Yaitu ke teknologi yang lebih cerdas sehingga melebihi manusia. Dengan dibuatnya chip yang kapasitasnya menyamai otak manusia.&lt;br /&gt;Di lain pihak, basis datanya super-otak peradaban manusia ini kini juga diperluas sehingga juga meliputi system informasi biologi genetika molekuler dalam tingkat sel-sel manusia.&lt;br /&gt;Human genome project misalnya di abad 21 ini telah berhasil memetakan seluruh DNA dalam gen manusia telah memanfaatkan kemampuan mikroprosessor yang terdistribusi.&lt;br /&gt;Kombinasi dari dua kecenderungan ini dapat diduga akan menimbulkan problem baru dan semua disiplin keilmuan social akan mendapatkan tantangan besar begitu juga para agamawan harusbisa menyesuaikan dengan persoaln-persoalan yang raksasa tersebut.&lt;br /&gt;Untuk menghadapi kemajuan teknologi ini kita harus meletakkan arkanul Islam sebagai kerangka program untuk tazkiyatul madani dan tazkiyatun-nafs.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8857752067157234801-8569113334470663541?l=aliyahtabah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/feeds/8569113334470663541/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/2010/05/artikel.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8857752067157234801/posts/default/8569113334470663541'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8857752067157234801/posts/default/8569113334470663541'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/2010/05/artikel.html' title='Informatika Dalam Islam'/><author><name>M@ TARBIYATUT THOLABAH</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13250032098590371828</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/SqtzyLAXCsI/AAAAAAAAAXQ/5xgCxamDMxc/S220/7.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/S-D54dW2l6I/AAAAAAAAAYw/GvrI8KlJnJg/s72-c/Nuril+Efendi.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8857752067157234801.post-5141968037757319965</id><published>2010-03-03T13:02:00.005+09:00</published><updated>2011-10-01T16:39:38.435+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Belajar Efektif Menjelang Ujian'/><title type='text'>Belajar Efektif Menjelang Ujian</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/S43mEXLBDBI/AAAAAAAAAYo/z56vQc0gs6s/s1600-h/z1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/S43mEXLBDBI/AAAAAAAAAYo/z56vQc0gs6s/s200/z1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5444260487174884370" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Belajar Efektif Menjelang Ujian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;BK MA TARBIYATUT THOLABAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Belajar Kelompok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Membuat Perencanaan Yang Baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Buatlah jadwal belajar yang baik. Kita bisa seperti belajar di sekolah internasional, sekolah bertaraf internasional kalau perencanaan &amp; aplikasinya bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Disiplin Dalam Belajar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan tersebut jika waktu belajar belum usai. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah. Nah di sekolah internasional, sekolah bertaraf internasional hal ini harus diterapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, teman atau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum dia pahami. Sekolah anak menentukan juga anak dalam aktif bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Belajar Dengan Serius dan Tekun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Hindari Belajar Berlebihan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang atau membuat contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak. Walaupun sekolah anak bagus tapi jangan juga belajar diporsir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan Dan Ujian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8857752067157234801-5141968037757319965?l=aliyahtabah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/feeds/5141968037757319965/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/2010/03/artikel.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8857752067157234801/posts/default/5141968037757319965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8857752067157234801/posts/default/5141968037757319965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/2010/03/artikel.html' title='Belajar Efektif Menjelang Ujian'/><author><name>M@ TARBIYATUT THOLABAH</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13250032098590371828</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/SqtzyLAXCsI/AAAAAAAAAXQ/5xgCxamDMxc/S220/7.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/S43mEXLBDBI/AAAAAAAAAYo/z56vQc0gs6s/s72-c/z1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8857752067157234801.post-1500697411315297767</id><published>2009-10-10T13:19:00.006+09:00</published><updated>2011-10-01T16:40:16.890+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ayat Revolusi'/><title type='text'>Ayat Revolusi</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/StAPmwMlBAI/AAAAAAAAAX4/QfiKrKWHB0A/s1600-h/Faidah+Umami+1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 138px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/StAPmwMlBAI/AAAAAAAAAX4/QfiKrKWHB0A/s200/Faidah+Umami+1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5390825912409588738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;Ayat Revolusi.&lt;br /&gt;oleh : Faidah Umami &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;(Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu ayat multitafsir, why not??&lt;br /&gt;Ada yang menarik dari penafsiran ayat Revolusi, yakni Q.S (Ar-Ra’d : 11) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini kita mengartikannya demikian :&lt;br /&gt;“ Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah “Nasib” suatu kaum, sehingga mereka mengubah “Nasib” yang ada pada diri mereka sendiri”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa Bung Karno, ayat ini memang dicatut untuk mengobarkan semangat orang Indonesia agar mampu bangkit dari penjajahan, akan tetapi bukannya “مَا” itu maknanya masih umum “sesuatu”, bukan “nasib”? walaupun kalau diartikan “nasib” juga ga’ masalah, kan pendekatan orang dalam menafsirkan ayat beda-beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi tafsir Al Qur’an bi Al Qur’an akan lebih kuat, nah!! Ayat ini senafas dengan Q.S (Al Anfal : 53) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ذَلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ لَمْ يَكُ مُغَيِّرًا نِعْمَةً أَنْعَمَهَا عَلَى قَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ وَأَنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan mengubah sesuatu nikmat yang telah dianugrahkan-Nya kepada suatu kaum, sehingga kaum itu mengubah apa-apa yang ada pada diri mereka sendiri, dan Allah maha mendengar lagi maha mengetahui”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah!! Bagaimana kalau “مَا” dalam Q.S (Ar-Ra’d : 11) diartikan “NIKMAT”?! yang artinya kurang lebih begini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah “nikmat” suatu kaum, sehingga mereka mengubah “nikmat” yang ada pada diri mereka sendiri”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi : Allah tidak akan mencabut nikmat yang telah dilimpahkan-Nya kepada suatu kaum, selama kaum itu taat dan bersyukur kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas kalau nikmat Allah tiba-tiba berubah menjadi ujian atau bencana?? Siapa yang harus introspeksi? Masa’ sie Allah yang harus introspeksi? tentu kitalah yang harus introspeksi diri.&lt;br /&gt;Karena pada dasarnya Allah tidak akan mengubah nikmat-Nya menjadi bencana, kecuali jika kita “meminta”, mungkin bukan meminta dengan ucapan “Ya Allah… tolong kirimkan bencana-Mu…” akan tetapi perbuatan kitalah yang seakan meminta Allah untuk mengirimkan ujian-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas beberapa ujian yang menimpa negeri kita, sampai kapan kita akan terus “meminta” Allah mengirimkan ujian-Nya? Berhentilah meminta dan berbenah… agar nikmat Allah kembali menjadi milik kita sebagai anugrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abis baca tulisan GUS MUS&lt;br /&gt;(Membuka pintu langit) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَا أَصَابَكَ مِنْ حَسَنَةٍ فَمِنَ اللَّهِ وَمَا أَصَابَكَ مِنْ سَيِّئَةٍ فَمِنْ نَفْسِكَ وَأَرْسَلْنَاكَ لِلنَّاسِ رَسُولًا وَكَفَى بِاللَّهِ شَهِيدًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri, Kami mengutusmu menjadi Rasul kepada segenap manusia, dan cukuplah Allah menjadi saksi” Q.S (An Nisa’ : 79)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita sama-sama beristighfar “Astaghfirullah….”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8857752067157234801-1500697411315297767?l=aliyahtabah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/feeds/1500697411315297767/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/2009/10/artikel.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8857752067157234801/posts/default/1500697411315297767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8857752067157234801/posts/default/1500697411315297767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/2009/10/artikel.html' title='Ayat Revolusi'/><author><name>M@ TARBIYATUT THOLABAH</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13250032098590371828</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/SqtzyLAXCsI/AAAAAAAAAXQ/5xgCxamDMxc/S220/7.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/StAPmwMlBAI/AAAAAAAAAX4/QfiKrKWHB0A/s72-c/Faidah+Umami+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8857752067157234801.post-174732798729159141</id><published>2009-04-07T15:59:00.000+09:00</published><updated>2009-04-28T11:20:15.923+09:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;embed src="http://www.pageplugins.com/generators/flash_glitter_text/show.swf?message=Orang%20yang%20pandai%20selamanya%0D%20akan%20merasa%20dirinya%20bodoh&amp;font=http://www.pageplugins.com/generators/flash_glitter_text/fonts/plainn_lib12.swf&amp;glitter=http://www.pageplugins.com/generators/flash_glitter_text/glitters/glitter18.swf&amp;clickURL=http://www.pageplugins.com/generators/flash_glitter_text/&amp;swfHeight=87&amp;swfWidth=433&amp;bevel=1&amp;shadow=1&amp;glow=1&amp;blur=0&amp;fade=1&amp;blink=0&amp;fontsize=27&amp;num=18" quality="best" wmode="transparent" bgcolor="#ffffff" width="433" height="87" name="glitters" align="middle" allowScriptAccess="always" type="application/x-shockwave-flash" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" /&gt;&lt;/embed&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.pageplugins.com/generators/flash_glitter_text/"&gt;Custom Glitter Text&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8857752067157234801-174732798729159141?l=aliyahtabah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/feeds/174732798729159141/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/2009/04/efeek.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8857752067157234801/posts/default/174732798729159141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8857752067157234801/posts/default/174732798729159141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/2009/04/efeek.html' title=''/><author><name>M@ TARBIYATUT THOLABAH</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13250032098590371828</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/SqtzyLAXCsI/AAAAAAAAAXQ/5xgCxamDMxc/S220/7.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8857752067157234801.post-1604722864564443542</id><published>2008-09-16T13:25:00.000+09:00</published><updated>2009-02-15T17:26:14.910+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PROFIL'/><title type='text'>Profil</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/SU3Mc0bbNQI/AAAAAAAAALE/AWHNLMXDT7E/s1600-h/9.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282102733457536258" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 300px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/SU3Mc0bbNQI/AAAAAAAAALE/AWHNLMXDT7E/s400/9.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/STC1-76AR4I/AAAAAAAAAI8/y_nBE8mc-XI/s1600-h/S1051547.JPG"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:#ffcc99;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;color:#ff0000;"&gt;PROFIL M@ TARBIYATUT THOLABAH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color:#ffcc99;"&gt;&lt;strong&gt;Nama dan Alamat :&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;MA TARBIYATUT THOLABAH&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jl.KH.Musthofa Kranji Paciran 62264 Lamongan Jawa Timur Telp/Fax (0322) 666055&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc99;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc99;"&gt;Tahun Berdiri :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc99;"&gt;1963&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc99;"&gt;Status Sekolah :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc99;"&gt;Terakreditasi : A ( SK.No.A/Kw.13.4/MA/427/2006 )&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc99;"&gt;NSM :&lt;br /&gt;312.35.24.22.314&lt;br /&gt;NPSN :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ffcc99;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc99;"&gt;20506915&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc99;"&gt;Nomor Pokok Wajib Pajak ( NPWP ) :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc99;"&gt;Yayasan Penyelenggara :&lt;br /&gt;YAYASAN PONDOK PESANTREN TARBIYATUT THOLABAH&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc99;"&gt;Akta Notaris :&lt;br /&gt;HENDI ASMARA,SH. No.43 TANGGAL 15 MEI 2007 LMONGAN&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282096320524694674" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 345px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/SU3GniZFtJI/AAAAAAAAAKU/gf482SL74mY/s400/Kualifikasi+Guru+1.jpg" border="0" /&gt; &lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282099044864269602" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 349px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/SU3JGHWQnSI/AAAAAAAAAKk/ITlcscOeH1Y/s400/Prestasi+1.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282099812670366050" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 349px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/SU3Jyzpf4WI/AAAAAAAAAKs/-crvk1wPW0c/s400/Prestasi+3.jpg" border="0" /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5284304039295279874" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 346px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/SVWehrtbYwI/AAAAAAAAAMI/l_ZBx6rNIG8/s400/Prestasi+3.jpg" border="0" /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282103180982615170" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 305px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/SU3M23lt_II/AAAAAAAAALM/VHZ_L0gpNvY/s400/Prestasi+4.jpg" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8857752067157234801-1604722864564443542?l=aliyahtabah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/feeds/1604722864564443542/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/2008/09/profil-ma-tarbiyatut-tholabah.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8857752067157234801/posts/default/1604722864564443542'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8857752067157234801/posts/default/1604722864564443542'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aliyahtabah.blogspot.com/2008/09/profil-ma-tarbiyatut-tholabah.html' title='Profil'/><author><name>M@ TARBIYATUT THOLABAH</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13250032098590371828</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/SqtzyLAXCsI/AAAAAAAAAXQ/5xgCxamDMxc/S220/7.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_KWluenACfkA/SU3Mc0bbNQI/AAAAAAAAALE/AWHNLMXDT7E/s72-c/9.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry></feed>
